![]() |
| (Batik Indonesia) |
MediOn - Perkembangan batik Di Nusantara Berkembang Sangat Pesat, Hal
Ini Disebab kan Berkembagnya Dan Melimpah nya Bahan Batik Yang Ada di Pasaran
Daerah Penghasil Batik Antara Lain : Solo , Jogjakarta , Cirebon , Pekalongan , Indramayu ,Lasem
Garut , Jambi Dan Madura.
Di Masing - Masing Daerah Memiliki Berbagai Pebedaan Dan Keunikan Ragam hias
Dan tata warna, hal ini di pengaruhi beberapa Faktor Antara Lain :
1. Letak Geografis
2. Sifat Dan Tata Kehidupan Daerah
3. Kepercayaan dan Adat Istiadat
4. Keadaan Alam Sekitar (Flora Dan Fauna)
5. Hubungan Antar Daerah pengrajin batik
6. Pemujaan Terhadap Tokoh - Tokoh Kepahlawanan
Pertumbuhan Serta Pengaruh Batik Yang Berlainan, Maka pada Jaman Penjajahan Belanda
Batik Dapat Di Kelompokan :
1. Batik Solo ~ Yogjakarta (Vorstenlanden) Dengan Ciri :
a). Ragam hias Bersifat simbolis
Berlatar Belakang Bendanya Hindu Jawa.
b). Warna : Sogan/Coklat, Indigo/biru ,hitam , krem (Putih)
2. Batik Pesisir (Pekalongan, Cirebon, Indramayu , Madura) Ciri Nya :
a). Ragam hias naturalis dan banyak terpengaruh budaya asing
b). Warna : Beraneka Ragam
Source : Buku Seni Rupa SMP

